Recto Verso

May 19, 2010

pesan dari surga

Filed under: bahasa indonesia, kesambet — R @ 3:54 am

aku yang berlutut di jemari surga
merangkak dan tersungkur di balik telapak neraka
karena doa yang kupanjatkan adalah dosa.

aku berupaya agar jatuh benci pada suka yang menggila
tapi rasa yang kau titipkan selalu mengingatkanku untuk lupa.

aku tersiksa.

rasa itu kukembalikan melalui senyuman Andromeda
dan bisikan bunga magnolia
tapi mereka tak kuasa
karena mereka tak paham apa artinya.

dayaku kemudian berontak karena kupaksa menolak berusaha.
sekuat tenaga kuberlari bersama dusta.
tapi napasku luka.
tenagaku cedera.

kutemui Tuhan penuh air mata.
kumeminta.
“Tuhan, cabutlah sayapku, buat mereka sirna..
aku ingin terbang dalam luka menuju dunia..”

Tuhan tidak bertanya kenapa,
tidak juga murka.
aku rasa Dia kecewa
karena dengan bangga kupakaikan diriku jubah durhaka bersulam celaka.

mulutku ingin bicara.
bibirku membuka
tapi lidahku tak tahu harus mulai dari mana.
Yang aku tahu hanya kepalsuanku lelah berpura-pura.

jadi aku diam saja.
tapi Tuhan mendengar bungkamku bercerita.
aku lupa
aku sedang berhadapan dengan Dia Yang Maha Segala.

Tuhan berkata,
“gerbang ini tak lagi akan terbuka untukmu, ciptaan-Ku yang lahir dari cahaya.
bahkan tidak dengan ketukan sejuta supernova.”

“surgaku adalah setiap tarik napas yang kureguk di sisinya.
neraka adalah setiap detik yang berlalu saat aku memimpikannya di kala terjaga.”

Tuhan kembali berkata,
“kau juga belum tentu akan bersua dengannya.
bahkan setelah detik dan menit berdansa selama seratus tahun cahaya.”

“peluang itu masih ada.
tak mengapa.
aku rela.
penantian dan pencarian tak akan berarti apa-apa
setelah aku membuktikan ilusi ini nyata.”

Tuhan tertawa.
“pergi dan cari dia yang telah memenjara kerlip pelitamu, makhluk cahaya.
temukan dia dan sampaikan pesanku padanya.”

“maaf Tuhan, tapi pesan apa?”

“kau berhak bahagia.
dan Aku mencintaimu lebih dari siapapun di seluruh penjuru semesta.”

aku mengangguk lega.

Tuhan lalu bertanya,
“kau mau tahu sebuah rahasia?”

“jika Tuhan bersedia..”

“pesan tadi kusampaikan untukmu juga.”

bersujud di hadapan-Nya,
aku menangis malu telah menuduh Tuhan berduka.
Tuhan tersenyum, indah bagai aurora,
agung bagai angkasa dan isinya.

aku yang dulu lahir dari cahaya
sekarang hanya seorang pengembara.
masih mencarimu, tak peduli telah, untuk berapa lama lagi berdua nestapa.

mungkin sekarang belum tiba
tapi aku percaya pada saat di mana kita akan berjumpa.
tunggu aku dan berdua akan kita arungi samudera kejora.

May 14, 2010

fairy dust.

Filed under: bahasa indonesia, kesambet — R @ 4:32 pm

jadi, entah kenapa tadi tiba-tiba saya kesambet. :)) bukan kesambet yang negatif, kesambet yang ini (kayanya) positif. tiba-tiba saya jadi puitis, ga tau kenapa dan karena apa. berikut kumpulan ‘hasil karya’ saya (biar ga lupa dan sekalian buat pamer juga, haha) :

“hari ini aku kencan dengan sepi. ingin kubisikkan “terima kasih sudah menemani” tapi nanti dia pergi.”

“embun memanggilku tadi pagi. tapi lalu suaranya hilang ditelan bumi. begitu aku datang ternyata embun sudah mati, dijemput kecupan matahari.”

“kalau mereka bilang kamu pencuri, diam saja, tak usah peduli. mereka hanya iri, karena hati yang mereka ingin miliki tak balas mencintai.”

“mimpi tidak lari. mungkin kau lupa, kadang ia pun ingin dicari.”

“tahukah kamu kenapa cinta bersahabat dengan benci? karena mengerti baru datang jauh setelah luka itu terobati.”

“hujan datang seperti nyanyian peri, menggodaku untuk menari. kutolak halus tapi. aku sudah janji berdansa dengan pelangi.”

ga nyangka ternyata saya bisa puitis juga. i guess this means i’m one step closer to fulfill one of my dreams: nulis buku. :))

May 13, 2010

an unpleasant news.

Filed under: bahasa indonesia, berita — R @ 12:52 pm

kemarin malam saya dikasih tau nyokap kalo bou (dibacanya bo-u, adik perempuan dari bokap, bahasa batak) meninggal dunia. saya kaget banget dengernya, soalnya sebelumnya kaya ga ada berita kalo lagi sakit ato apa. kata nyokap emang dari 4 hari yang lalu udah sakit-sakit tapi ga ngira kalo separah itu. waktu dibawa ke rumah sakit trus diperiksa, gula darahnya nyampe 500 padahal normalnya 100. saya ga tau harus bereaksi gimana, akhirnya cuma nyalamin bokap aja sambil bilang turut berduka cita.

saya ga terlalu akrab sama bou sih, cuma ketemu pun paling kalo pulang kampung, tapi tetep aja rasanya kehilangan. waktu dulu dapet berita nenek saya meninggal juga hampir mirip sih, sama sekali ga menyangka karena walaupun emang lagi sakit juga berita yang saya dengar itu kondisinya udah membaik. seperti yang selalu orangtua saya bilang, umur itu memang di tangan Tuhan. kalo emang udah waktunya, ya sudah. ga ada yang bisa dilakukan kecuali menerima.

i didn’t cry but still it doesn’t mean that i’m not sad. pagi tadi bokap sama nyokap langsung terbang naik pesawat paling pagi ke padang buat pulang kampung (kampung saya di panyabungan, ga ke medan karena lebih deket kalo dari padang, itu pun masih perlu 7 jam perjalanan lagi). si nunu (adik saya yang paling kecil) berangkat ke bandung agak siangan tadi, udah janji sama si tika (adik saya yang satunya lagi, kuliah Hukum Unpad) mau liat-liat kosan (dia keterima di STEI ITB) dan keperluan lainnya yang entah apa. jadinya saya sendiri di rumah. ada si mbak sih tapi tetep aja judulnya home aloneoh well. guess i’ll just enjoy my solitude.

rest in peace, Bou. you will be missed.

May 11, 2010

Galaksi Kinanthi

Filed under: bahasa indonesia, books — R @ 3:36 am

Galaksi Kinanthi - Tasaro GK

jadi, udah beberapa hari ini (ato minggu ya?) saya mencari-cari novel berjudul “Galaksi Kinanthi”. abis baca cerita pendeknya mas tasaro (pengarang novelnya) yang berjudul Perempuan, saya langsung googling soal mas tasaro ini dan ketemulah informasi soal novel ini. begitu baca quote-quote dari novelnya (saya lihat ada yang meresensi) saya langsung jatuh suka dan setelah itu saya langsung berkeliling ke segala toko buku buat menemukannya.

di toko buku pertama sebenernya saya udah nemu sih, tapi karena tinggal satu-satunya dan bukunya udah ga bersampul plastik lagi saya jadi agak malas membelinya. ngerti sih, kalo yang penting itu sebenernya isinya, tapi si perfeksionis di dalam diri saya susah terima. T_T saya maunya ’sempurna’, menurut versi saya. jadi ya saya urungkan niat buat membelinya dan mencari ke toko buku lainnya. (..btw kenapa bahasa saya jadi agak.. lain ya? efek abis baca novel kah? ah sudahlah.)

ternyata, susah banget nemunya. udah ngunjungin sekian (lima, enam, ato tujuh, saya lupa pastinya) toko buku saya masih juga belum ketemu. agak nyesel juga jadinya kenapa waktu nemu pertama kali itu ga saya beli aja, tapi entah kenapa saya yakin bakal nemu yang kondisinya jauh lebih baik jadi saya pun puas belinya. waktu hampir nyerah nyarinya, seorang baik hati di twitter bernama @edutria, ngasih tau saya kalo dia liat ada Galaksi Kinanthi di gramed plangi. ya sudah saya cari ke sana deh dan.. ketemu! udah kaya nemu harta karun aja rasanya. :))

abis maghrib tadi saya mulai baca bukunya dan sejak membuka halaman pertama saya beneran ga bisa berhenti baca. selesai beberapa saat sebelum saya nulis postingan ini. ga salah emang saya terobsesi sama novel ini. it met my expectation beautifully. saya suka sekali dengan gaya berceritanya mas tasaro ini, terlebih lagi dengan pemilihan kata dan pembentukan kalimatnya. ada banyak quote yang saya suka. misalnya:

“Kamu tahu apa yang paling menyakitkan saat perasaanmu begitu terikat kepada seseorang? Bukan karena kamu tak bisa menyatu dengan dia maka kamu akan merasa hidupmu begitu nestapa. Sesuatu yang lebih meluluhlantakkan hatimu adalah ketika seseorang yang menyandera kemampuanmu untuk memiliki itu tak lagi melibatkan namamu dalam hidupnya, tidak mengingat tanggal lahirmu, tidak mengucapkan apapun ketika datang tahun baru, bahkan tidak mengirimkan pesan basa-basi pada hari perayaan agamamu. Kamu tidak terlibat sama sekali dalam hidupnya. Bahkan sekedar untuk diingat.”

saya yang tak kenal cinta pun bisa membayangkan betapa sedihnya kalo itu beneran terjadi. tapi tetap saja, membayangkan tak sama dengan mengalami. pura-pura tahu pun ya hanya sebatas itu, pura-pura. tak benar-benar tahu.

ada satu quote lain yang juga sangat saya suka. membacanya membuat saya berkaca-kaca:

“Suatu saat, mencintai adalah memutar hari tanpa seseorang yang engkau cintai. Sebab, dengan atau tanpa seseorang yang kamu kasihi, hidup tetap harus dijalani.

dan kembali, saya seolah  bisa membayangkan bagaimana rasanya kalau itu terjadi. diam-diam saya berharap saya tidak perlu mengalaminya. ..tapi diam-diam saya pun merasa tak mengapa kalau saya harus benar-benar merasakannya.

saya akui saya memang suka sekali kisah roman (tapi saya ga suka Twilight entah kenapa, terlalu roman buat saya sepertinya), jadi mungkin hampir semua cerita dan film yang ada kisah cinta saya akan suka (tentunya bukan berarti asal kisah cinta saya pasti suka ya, i still have taste. a good taste.) tapi.. saya ga segitu percayanya sama konsep “love conquers all“.

..agak aneh sih memang.

mungkin karena saya dulu begitu percaya tapi kemudian saya ga merasa bahwa itu cuma cerita dan bukan sesuatu yang nyata. mungkin juga karena saya tak sabar ingin melihat seberapa menarik kisah cinta saya tapi ketika cerita itu tak kunjung mulai saya pun mulai merasa lelah menunggu dan menjadi skeptis dan kecewa.

entahlah.

tapi yang jelas sehabis saya membaca novel ini, saya dibuat kembali percaya bahwa mungkin saja cinta itu memang sebegitu kuatnya. dan mungkin tidak ada salahnya saya kembali bersabar, menunggu, mencari, atau apapun namanya. dan mungkin, saat nanti saya menulis kisah cinta saya di sini (yang entah kapan mulainya, doakan saja secepatnya. haha.), dan saya melihat tulisan ini, saya akan merasa sangat bersyukur karena saya tidak berhenti percaya. mungkin. kita lihat saja. :)

“Sama denganmu, bagiku, Galaksi Cinta tidak akan pernah tiada. Ketika malam tak terlalu purnama, lalu kausaksikan bintang-bintang membentuk rasi menurut keinginan-Nya, cari aku di Galaksi Cinta. Aku akan tetap ada di sana.”

May 6, 2010

first day of probation.

Filed under: about me, bahasa indonesia, dear diary — R @ 10:11 pm

..and i already made a mistake. T_T

jadi kemaren abis interview kan saya disms sama mas andre, personal assistant-nya mbak nicoline, buat dateng photoshoot jam 3 di plaza indonesia. saya sudah menyanggupi dan tidur dengan perasaan nervous campur excited. ternyataaaa.. pas saya bangun keesokan paginya (which is pagi ini) ternyata udah ada 3 missed call dan 1 new message dari mas andre. ada photoshoot jam 9 pagi dan saya harusnya ikut tapi saya baru ngecek hape pas itu (baru bangun juga tentunya) dan itu udah jam 9 lewat!!

dalam keadaan panik akhirnya saya telpon deh mas andre, ngebilangin kalo saya baru liat smsnya dan saya masih di rumah, trus nanya gimana jadinya sama minta maaf juga karena baru nyadar. saya udah siap-siap diomelin tapi untungnya mas andre baik hati. katanya ntar dikabarin lagi.

sambil menunggu kabar saya guling-guling aja di kasur, ga jelas. pasrah kalo ternyata ntar bentuk “dikabarin lagi”-nya itu berupa “maaf ya mat, kamu ga usah dateng-dateng lagi aja ya, kamu ga lolos ke tahap selanjutnya” ato yang sejenisnya. rada lebay sih mungkin tapi gimana ga mikir gitu coba, masa baru hari pertama, tugas pertama pula, udah kaya gitu. hhhh. *menghela napas*

abis saya berguling-guling dan bermellow-mellow ga jelas selama beberapa saat mas andre ngesms lagi, ngabarin kalo saya langsung ke plaza indonesia aja jam 1 buat pemotretan selanjutnya. aaaa legaaaaaa. ternyata saya masih bisa melanjutkan probation saya. ya udah abis itu langsung mandi, siap-siap, beres-beres, trus berangkat deh. biarin deh kecepetan nyampe dan jadi nunggu lama di sana, daripada telat. lagian saya bawa buku LSD-nya casseybunn dan Heart Block-nya sepatumerah juga buat dibaca. hoho.

bener kan, saya nyampe plaza indonesia kecepetan. ya sudah, sambil nunggu saya lanjut baca LSD deh.. dan selesai! aaa bagus bukunya. saya suka gaya penceritaannya cassey, jujur gitu, ga dibuat-buat. very inspiring. congrats, cass. :D beberapa saat kemudian saya ditelpon sama mas andre, diminta ke lobi office tower soalnya udah pada nyampe sana. jadi pergilah saya ke sana dan dimulailah pengalaman pertama saya sebagai lighting assistant (in training). :))

photoshoot-nya asik! banyak barang-barang Louis Vuitton! ASLI!! barang-barang yang sebelomnya cuma saya liat di tokonya (ngeliat dipake sama manekin, bukan liat di dalem tokonya, ga berani masuk) kali ini saya liat dipake sama model-model. they’re all pretty. ..and they’re all taller than me. (ya iyalah, MODEL.) beres photoshoot sekitar jam setengah 8-an. abis itu makan, trus pulang deh. it was tiring but i had fun.

bukan saya yang motret aja rasanya udah seru gitu, apalagi kalo saya yang motret ya. haha.
one day i surely will! doakan ya! :D

« Newer PostsOlder Posts »

Powered by WordPress